SELAMAT DATANG DI WEBSITE AKIBERKUALITAS.COM. Customer Service kami siap membantu Anda.

Apa yang dapat Kami bantu?

Perlu Diingat, Oli Transmisi Juga Wajib Diganti Secara Berkala

AKIBERKUALITAS.COM- Jangan sekali-sekali meremehkan oli transmisi. Karena kalau kering, Anda harus merogoh kocek hingga puluhan juta. Ini harus menjadi perhatian para pemilik kendaraan roda empat. Jadi bukan hanya oli mesin yang penting diganti, oli transmisi juga wajib diganti rutin.

“Yang namanya ganti transmisi atau transmission problem itu mahal sekali, relatif mahal. Mulai dari Rp 3 juta sampai belasan juta, malah kemarin itu kita handle ganti transmisi itu satu bokx bisa Rp 20-30 juta,” kata Supervisior-Business Area Sales Departmen PT Astra Otoparts, Chinto Adiputera, kepada wartawan, di Jakarta.

Untuk itu, dirinya menyarankan kepada para pemilik mobil untuk memperhatikan oli transmisi. Mulai dari penggantian sampai pemilihan spesifikasinya yang cocok dengan mobil masing-masing.

“Daripada nunggu rusak, mendingan dirawat secara rutin kan? Karena transmisi problem itu biaya gantinya relatif mahal,” kata Chinto.

Lanjut Chinto menjelaskan, hubungan oli transmisi dengan keiritan bahan bakar memang ada, namun hanya sedikit sekali. Jadi memang untuk oli transmisi lebih pengaruhnya terhadap keberlangsungan kualitas transmisi mobil sendiri.

“Tidak terlalu signifikan efeknya (boros bensin). Lebih signifikannya ke ongkos perawatan transmisi mobilnya itu sendiri pada dasarnya malah. Jadi kalau mau dihitung-hitung untung ruginya ganti oli transmisi jadi bukan ke seharian bensinnya tapi ke kalau kita nggak ganti,” jelasnya.

Banyak dari pemilik mobil yang belum ngeh dengan pentingnya oli transmisi. Padahal, oli transmisi punya peran krusial untuk mobil. Seperti yang dikatakan Sales Department-Retail Division Astra Otoparts, Chinto Adiputera, banyak dari pemilik mobil yang belum menyadari pentingnya perawatan oli transmisi, mereka hanya fokus pada oli mesin. “Oli transmisi itu jantungnya mobil matik, jadi perawatannya harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya kepada wartawan, di Menteng, Jakarta.

Padahal oli transmisi berperan melumasi bagian komponen transmisi pada kendaraan, juga untuk mendinginkan komponen-komponen transmisi supaya tidak cepat panas.

Untuk itu, para pemilik mobil harus lebih perhatikan oli transmisi. Penggantiannya, lanjut Chinto menjelaskan, setiap pabrikan berbeda-beda dalam menganjurkan waktu penggantian oli transmisi, lebih baik katanya pemilik mobil ikuti anjuran petunjuk pada buku servis.

“Biasanya kalau pabrikan itu standarnya menganjurkan 40.000 sampai 60.000 kilometer sekali, tapi catatanya itu untuk kondisi jalan dan pemakaian yang ideal (tidak macet ataupun jalan tanpa hambatan),” tuturnya.

“Tapi kalau di Jakarta atau kota-kota besar lainnya kan sudah beda keadaannya, jalanan macet dan lain sebagainya. Ada baiknya pemilik kendaraan mengganti oli transmisi setiap 20.000 sekali,” pungkas Chinto.

LEAVE A REPLY

Your email address will not be published.

Translate ยป